Pemaparan Hasil Analisis dan Strategi Peningkatan Kualitas USBN

Kepala Sekolah SDK Karya Yosef sedang memaparkan hasil USBN 2017

Berawal dari ide dan niat untuk meningkatkan mutu sekaligus kualitas siswa pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di tahun pelajaran 2018, pihak Yayasan Pendidikan Kalimantan yang menaungi sekolah-sekolah Kunzhong mengajak kepala sekolah dan guru-guru yang mengajar mata pelajaran yang masuk dalam USBN.

Senin, 26 November 2018 pukul 14.00 WIB dilaksanakanlah kegiatan Pemaparan Hasil Analisis Ujian Sekolah Berstandar Nasional tahun 2017.

Diawali Kepala Sekolah, Ibu Liesa Mandasari memaparkan hasil USBN tahun 2017 dengan beberapa perbandingan antara SDK Karya Yosef dan sekolah-sekolah lain di kota Pontianak. Berikutnya giliran guru-guru mata pelajaran yang memaparkan hasil analisis Uji Pacu tahap pertama. 

Kesempatan pertama diberikan kepada guru yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu Paskalia bersama Ibu Cecilia, dan Pak Markus yang mengajar IPA bersama Pak Rudy, dan giliran pemaparan terakhir yaitu dari guru yang mengampu pelajaran Matematika, Pak Adi Zulkarnain bersama Ibu Iesti.

Tanggapan beragam yang disampaikan oleh pihak Yayasan dimulai dari Bapak Inno. Beliau menanggapi hal-hal yang bersifat psiokologis praktis berkaitan dengan istilah dalam mengajar maupun penggunaanya pada kata-kata untuk memotivasi diri dan siswa. Kesempatan berikutnya Pak Rudy selaku pembawa acara pada kegiatan ini, berikan kepada Bapak Kadir, Kepala Kantor Yayasan Pendidikan Kalimantan. Dalam komentar sekaligus pemaparannya, Pak Kadir memberikan ilustrasi berkaitan dengan tujuan analisis hasil ujian siswa-siswi bagaikan seorang dokter, sebelum ia menentukan pasien mengidap penyakit tertentu biasanya yang dilakukan adalah mendiagnosa dari berbagai aspek setelah itu akan mengambil tindakan yang tepat untuk proses kesembuhan pasien. Begitu juga dengan guru, hendaknya memiliki kemampuan untuk menganalisis pembelajaran dari berbagai aspek hingga pada hasil yang diujikan setelah itu menentukan strategi pembelajaran. Hasil yang diharapkan adalah bukti dari semua analisa yang dilakukan sebelumnya mampu menunjukan kebaikan-kebaikan yang meningkat, diantaranya adalah mutu yang meningkat, tingkat stress berkurang, pembelajaran menyenangkan.
Di sisi lain pembelajaran yang memberi penekanan pada dimensi proses kognitif juga sangat diperlukan mulai dari proses mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi hingga pada tahapan mampu mencipta.
Dengan adanya kegiatan ini hendaknya menjadi dorongan khusus bagi para guru agar lebih bersemangat untuk memacu semangat siswa dalam belajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ULANGAN UMUM: Sebagai Suatu Proses Evaluasi Diri

Evaluasi dan Refleksi Diri